Sumbawa Besar, nuansantb.com- Setelah mengikuti beberapa tahapan seleksi baik melalui jalur fully funded yang didanai penuh dan partial funded (Didanai sebagian) maupun self funded (mandiri) dengan kuota yang dimaksimalkan oleh pihak penyelenggara.
Sebanyak lima orang santri Pesantren Modern Internasional (PMI) Dea Malela diberikan kesempatan mengikuti kegiatan Indonesia International Youth Conterence (IIYC) yang dilaksanakan di Turki.
Menurut Amiruddin, Anggota Biro Santri Luar Negeri PMI Dea Malela, kepada media ini, Senin (14/04/2022) mengatakan, kegiatan IIYC merupakan konferensi internasional yang diadakan Edukey, lembaga mentoring beasiswa Turkiye Burslari Scholarship Youth Action atau IYA.
“Kegiatan ini merupakan konferensi internasional yang digelar di Instanbul, kota terbesar Turki selama delapan hari, mulai dari tanggal 13 hingga 20 Maret 2022 mendatang,” jelasnya.
Lanjut Amir, IIYC 2022 ini mengusung tema “Youth For Sustainable Development Goals (SDGs) yang diikuti oleh pemuda pemudi terbaik Indonesia dimana sesuai dengan tema, kegiatan tersebut bertujuan untuk memaksimalkan peran pemuda dalam mewujudkan SDGs.
IIYC juga bertujuan untuk membangun relasi yang lebih luas. Meningkatkan komunikasi secara global dengan banyak pemuda yang memiliki latar belakang budaya dan bahasa yang berbeda.
Selain itu, IIYC juga sebagai upaya untuk mencetak pemuda pemudi yang berkarakter dan berkompetensi global.
“Tahun ini, Dea Malela kembali mengirim delegasi lima orang yang didampingi satu orang dari pendidik ke Turki,” ujar Amiruddin.
“Semoga IIYC 2022 ini menjadi awal yang baik untuk perubahan generasi muda Indonesia terkhusus para santri Pesantren Dea Malela Desa Pamangong, Kecamatan Lenangguar, Kabupaten Sumbawa,” harapnya.
Sebelumnya, santri PMI Dea Malela bernama Kamila Zahra juga telah dikirim ke Turki dalam kegiatan berbeda, yakni “3rd International MOIC High School Summit in Turkey”.
Kegiatan ini merupakan sidang simulasi Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang diselenggarakan oleh OIC Internasional, Organizational Islamic Cooperation.
“Kegiatannya berlangsung selama empat hari di Istanbul, terhitung sejak 11 hingga 14 Maret 2022 mendatang. Pesertanya adalah siswa perwakilan dari negara anggota OKI,” jelasnya. (Nuansa)
