IKP2MI Audiensi dengan BP2MI Untuk PMI Mandiri Se-Pulau Sumbawa

oleh -320 Dilihat

Sumbawa, nuansantb.com- Pengurus IKP2MI Cabang Sumbawa berdialog dengan BP2MI Pusat, guna mejajaki kemungkinan pengiriman Pekerja Migran (PMI) Mandiri ke Korea langsung dari Pulau Sumbawa. Pertemuan ini difasilitasi Ketua Dewan Pembina IKP2MI Boris Syaifullah.

Boris yang juga Pengurus KADIN untuk wilayah Asia dan Pasifik dan pendiri Ikatan Purna Pekerja Migran Indonesia (IKP2MI) bersama ketua umum IKPMI Sumbawa Agus Salim Sekretaris Umum Mustakim, Bendahara Umum Abdul Majid dan pengurus, dalam pertemuan khusus dengan Ketua dan jajaran pimpinan Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di Jakarta Kamis (21/04/22).

Pertemuan tersebut dihadiri ketua BP2MI Benny Rhamdani, dan Direktur Penempatan Kawasan Amerika dan Pasifik Yana Anusasana Dharma Erlangga, S.Sos, Haji Muhammad Syafrudin (HMS) anggota DPRRI Dapil NTB 1 terkait rencana pengiriman kandidat Migran Mandiri dengan membuka bidang baru yakni pertanian. Kehadiran dan perhatian HMS sebagai Wakil Rakyat cukup membantu upaya tersebut.

Bahkan agenda kedepan ada beberapa putra putri daerah yang sudah bisa bekerja khususnya negara tujuan korea dan berkelanjutan,tentunya melalui seleksi dan dibekali dengan pelatian dan pendidikan yang mempuni, contoh salah satunya pelajar – pelajar yang merupakan lulusan SMK seperti yang telah siap dari SMK Borsya yang ada di kabupaten sumbawa serta ada juga dari SMK lainnya yang tersebar di pulau sumbawa.

Lanjut Boris Sapaan akrab boris syaifullah, Ke depan pengiriman PMI dapat langsung dari wilayah setempat seperti dari sumbawa dan kabupaten kota lainnya yang ada di pulau sumbawa langsung ke Korea Selatan, sudah tentu kita nantinya akan bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan dinas atau instansi tekhnis lainnya sesuai kebutuhan untuk calon Migran nantinya. “Mudah-mudahan kedepan Fungsi masing- masing BLK dapat dimaksimalkan untuk hajad yang baik ini” Harap Boris.

Upaya ini juga guna menekan pengiriman tenaga migran illegal dan non skill yang sering mendatangkan masalah bagi pekerja. Untuk maksud tersebut BP2MI menyarankan kepada IKP2MI untuk menginsiasi penanda tanganan kesepahaman bersama (MoU) antara pemerintah Sumbawa dengan BP2MI.

Kerjasama ini akan berbentuk Government to Government (G to G), pemerintah (daerah) dengan pemerintah Korea, sehingga calon PMI asal Sumbawa tamatan SMK misalnya tidak perlu repot melalui Jakarta berangkat, tetapi langsung dari Sumbawa.

BP2MI dalam kesempatan tersebut juga mengapresiasi apa yang menjadi harapan mantan PMI Korea khususnya Boris Syaifullah atas prakarsa mendirikan sekolah SMK khusus Fiber optic di Sumbawa. Hal ini penting sehingga dapat dilakukan penempatan tenaga skill di negara lain. Ke depan, sekolah ini diminta juga untuk memasukkan program Bahasa Inggris dan Korea karena dianggap cukup penting.

Pada kesempatan tersebut, disampaikan rencana BP2MI untuk melakukan sosialisasi dan kunjungan ke Sumbawa dan Bima , sementara di bima ada dua kabupaten yakni kabupaten Bima dan Fompu serta Kota bima yang akan mengikuti agenda tersebut, sedangkan untuk wilayah Sumbawa nanti dengan kabupaten Sumbawa barat yang akan mendapat sosialisasi serta pembagian sejumlah bingkisan yang jumlahnya masing-masing 500 paket untuk Sumbawa dan Bima pada acara tanggal 13 hingga 16 Mei 2022.

Dalam hal ini Boris berharap, kepada seluruh PMI di pulau Sumbawa agar dapat hadir dan memanfaatkan agenda ini sebaik mungkin serta memberikan dukungan acara tersebut dan karna narasumber yang akan hadir adalah ketua Badan BP2MI bersama jajarannya dari pusat, ” Sayang jika tidak dimaksimalkan acara tersebut, karna banyak materi-materi penting dan bermanfaat di acara tersebut, termasuk ada sejumlah program perlindungan PMI di luar negeri yang harus diketahui bersama” Ungkap Boris. (*)