Sumbawa Akan Gelar Pacuan Kuda Tradisional, Peserta dari NTB dan NTT

oleh -212 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Menghadapi pergelaran kejuaraan otomotif motocross yang paling bergengsi di dunia. Motor Cross Grand Prix (MXGP) Samota Sumbawa NTB yang akan digelar 22 – 26 Juni 2023 mendatang.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Dinas Pariwisata NTB, melakukan rapat koordinasi melibatkan Pengurus Pacuan Kuda Seluruh Indonesian Kabupaten Sumbawa.

Kegiatan yang dilaksanakan di lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dilakukan guna mempersiapkan event pacuan kuda tradisional yang akan dilakukan di Kabupaten Sumbawa.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Drs H Hasan Basri, MM,. mengapresiasi langkah Dinas Pariwisata NTB dalam memeriahkan event MXGP Samota dengan menggelar lomba pacuan kuda tradisional.

“Langkah ini sangat baik, dan ini tentunya akan menarik minat wisatawan menjelang pelaksanaan MXGP Samota 2023 mendatang,” kata Haji Bas sapaan akrab Sekda Sumbawa.

Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady, mengungkapkan, event pacuan kuda tradisional yang akan dilaksanakan di Sumbawa ini adalah untuk memeriahkan MXGP Samota 2023.

“Event ini dilaksanakan, untuk meramaikan pagelaran MXGP Samota 2023 mendatang. Event tersebut akan digelar sebanyak dua kali, dengan total hadiah Rp 1 miliar. Masing-masing event berhadiah Rp 500 juta,” ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Jamaluddin Malady kepada media ini, Kamis (13/04/2023).

Lanjut Jamal sapaan akrabnya, event pertama akan digelar pada bulan Mei 2023, sebagai event Road to MXGP. Pesertanya bukan hanya berasal dari Provinsi NTB saja, melainkan juga dari NTT.

Event kedua, kata Jamaluddin, rencana akan digelar pada bulan Oktober atau Desember 2023 mendatang. Kedua event ini memperebutkan piala Gubernur NTB.

Adapun kelas yang akan dipertandingkan ungkap Jamal, yakni kelas tradisional biasa dengan joki kecil. Dengan ketentuan joki berusia delapan hingga 15 tahun. Para joki ini juga akan mengenakan baju pengaman untuk berlomba.

“Jadi tidak seperti dulu. Sekarang ini jokinya akan menggunakan pakaian pengaman. Seperti helm, pelindung siku dan lutut. Ini sudah aturannya,” jelasnya.

Kemudian ada juga pacuan kuda kelas derby. Kelas ini merupakan kelas yang akan diperlombakan dalam PON Aceh 2024 mendatang.

“Ada kelas derby, sebelum bertanding di PON untuk mewakili NTB nanti, kuda derby ini akan dipertandingkan di Sumbawa dan ini yang pertama di sumbawa,” pungkasnya. (Nuansa/**)