Gandeng Media Massa dan Pengiat Medsos, Bawaslu Sumbawa Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

oleh -266 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat dalam mendaparkan informasi kepemiluan serta terkait pengawasan dan pencegahan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Bawaslu Kabupaten Sumbawa menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif dengan menggandeng semua elemen termasuk media massa, pegiat media sosial, aktivis organisasi kepemudaan dan mahasiswa, Kamis (18/04/2024).

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Sernu Sumbawa ini mengusung tema “Membumikan Nilai-nilai Pengawasan melalui Media Sosial” yang dibuka langsung Ketua Bawaslu Sumbawa Arnan Jurami, S.IP. Hadir juga kordiv penanganan Pelanggaran dan Datin Jusriadi, S.H.,C.Med., Kordiv Pencegahan Parmas dan Humas Sanapiah, S.Pd., C.Med. Sekretariat dan Kasubag Nasrudin, S.IP.,M.H.

Adapun pemateri dalam acara ini menghadirkan ketua PWI Sumbawa Zainuddin S.E dan Sekretaris Dinas Kominfotik Sumbawa Jufri, S.Si, M.Si.

Ketua Bawaslu dalam sambutannya menyampaikan, Bawaslu terus mengajak seluruh komponen untuk berperan aktif mendukung pengawasan partisipatif. Terlebih saat ini sudah memasuki tahapan Pilkada 2024.

“Kami berharap kepada para sahabat semua untuk membantu kami mensiarkan gerakan pengawasan. Karena publik tidak akan pernah tau apa yang terjadi tanpa media massa dan medsos,” ujar Arnan.

Dikatakan Arnan, Partisipasi dari semua elemen sangat berarti dalam kerja pengawasan. Terutama pada saat Pilpres dan Pileg kemarin.

“Alhamdulillah kami sangat terbantu kemarin saat pemilu serentak. Dan harga ini kami kembali mengajak semua elemen untuk mensukseskan pilkada. Kami berharap sahabat semua dapat menjadi mitra pengawasan khususnya dalam menangkal hoaks,” harapnya.

Ke depan katanya, pengawas partisipatif yang melek teknologi terutama aktif di media sosial sangat dibutuhkan partisipasinya demi menjaga kondusifitas daerah.

Sosialisasi kali ini dilaksanakan untuk memperkuat peran media dalam mewujudkan pemilu yang demokratis dan berintegritas, kemudian juga untuk meningkatkan sinergitas dalam proses pengawasan pada setiap tahapan Pemilu.

Pihak Bawaslu mengajak kepada media massa agar memproduksi berita terkait dengan Pemilu yang mengedepankan fungsi informatif dan edukatif. (Nuansa)