Soroti Kontribusi Tambang, Komisi II DPRD Sumbawa RDP dengan PT SJR

oleh -510 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Rapat Dengar Pendapat terkait dengan IUP Produksi PT Sumbawa Juta Raya. Kamis 6 Februari 2025 di Ruang Kerja Komisi II.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi II, I Nyoman Wisma SIP. Hadir Sekretaris Komisi, Zohran SH, bersama anggota Juliansyah SE, Muhammad Zain SIP, Ahmad Nawawi, H Andi Mappeleppui.

Sedangkan dari Pemerintah Daerah hadir, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Khairuddin SE, Kabid Anggaran BKAD Dedi Ruslan, Kepala Cabang ESDM Pulau Sumbawa Yudi, Kabid Bapenda Indro Lukito, dan Kasubid Bapenda Herlin Efendi. Dari SJR hadir Lukman Mubarak dan Sandi Hari P.

Dalam kesempatan itu Ketua Komisi menyampaikan bahwa maksud pertemuan ini adalah agar keberadaan perusahaan tambang membawa manfaat bagi masyarakat Sumbawa dengan potensi alam yang melimpah bisa dinikmati.

Dikatakan Nyoman, sebagai wakil rakyat yang berada di Komisi II yang membidangi pertambangan, DPRD mengharapkan keterbukaan dan kejujuran bagaimana para investor punya andil besar dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sumbawa.

“Kami mengundang PT SJR ingin mengetahui Progres nya, sejauh mana tahapannya. Sebab ada simpang siur mengamati statusnya apakah sudah memasuki Produksi atau Eklporasi peningkatan,” ujarnya.

Atas hal tersebut Perwakilan PT SJR Lukman Mubarak menyampaikan, bahwa kehadirannya untuk menghargai undangan lembaga DPRD. Meskipun demikian dirinya membawa surat dari Management PT SJR agar pertemuan hearing dapat direschedul ulang karena para pihak manajemen belum bisa hadir.

Atas hal ini, Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, menyesalkan atas ketidak hadiran manajemen. Dan meminta kepada Ketua DPRD untuk menjadwalkan ulang pertemuan sehingga apa yang diharapkan untuk kepentingan rakyat dapat dicapai

“Melihat kondisi ini, Kami sependapat agar direschedul dengan catatan harus dihadiri oleh top managemen PT SJR,” ungkap Rosi Anggota Komisi II.

Kemudian lanjutnya banyak sekali harapan masyarakat terhadap wilayah tambang. Sejauh mana kondisi dan kontribusi perusahaan tersebut terhadap daerah

“Masyarakat menanti jawabannya. Ini yang dititipkan kepada kami selaku wakil di DPRD, seperti yang mereka kehendaki terkait dengan akses transportasi, yang harusnya dimana keberadaannya dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat,” pungkasnya.

Hal ini juga mendapat tanggapan dari Sekretaris Komisi agar pertemuan dengan top management PT SJR di reschedule ulang yang dihadiri oleh pengambil kebijakan. (Nuansa/**)