Kontestasi 2024 Milik Pemuda, KAMMI Sumbawa Gelar Sekolah Politik

oleh -288 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Sumbawa mengadakan Sekolah Politik yang bertajuk “Peran Pemuda mewujudkan Politik Demokratis”, Sabtu (27/05)

Kegiatan yang diikuti kader KAMMI se-Sumbawa menghadirkan narasumber dari berbagai macam latar belakang yakni dari enterpreneur, akademisi dan juga praktisi.

Ketua Pengurus Daerah KAMMI Sumbawa, La Ode Agustamil kepada media ini mengatakan, agenda sekolah politik KAMMI Sumbawa yang digelar ini sebagai wujud partisipasi politik dalam mengawal politik yang demokrasi.

Berangkat dari kesadaran bahwasanya peran pemuda sangat penting dalam mengawal kontestasi politik 2024, sumbangsih pemilih muda kurang lebih 60% berdasarkan data DP4 (Data Penduduk Potensial Pemilih Pemilu) dari KPU RI.

Dari data tersebut, menandakan pemuda menjadi penentu kemenangan di kontestasi pemilu 2024 mendatang.

“Peran pemuda dan mahasiswa sangat strategis, berawal dari lingkungan kampus, tongkrongan warung kopi, food court dan tempat KKN (Kuliah kerja nyata) bagi mahasiswa memberikan pemahaman kepada teman sejawat dan masyarakat pada umumnya tentang money politic yang mencederai prinsip demokrasi,” jelasnya.

Lanjutnya, terhitung pendaftaran bakal calon legislatif 1-14 Mei lalu, peraga untuk mempromosikan diri baik itu baliho maupun flayer di media sosial mulai tampak menggeliat, wajah lama ataupun wajah baru.

“Lahirnya politik yang demokratis tidak terlepas dari dunia kampus, sebagai laboratorium intelektual dalam melahirkan syarat-syarat kepemimpinan yang ideal,” kata La Ode.

Sudah hal lumrah memasuki tahun politik para calon legislative menjual janji, menawarkan perubahan yang lebih untuk hajat orang banyak. Inilah saatnya pemuda berpikir rasional dalam memilah. Bukan karena serangan fajar (money politik) yang menggadaikan kepentingan masyarakat setelah mereka terpilih. Ide cemerlanglah yang kita pilih untuk Indonesia dan Kabupaten Sumbawa.

Rapor pendidikan yang bersumber dari hasil Asesmen Nasional (AN) tahun 2021 Dalam kualitas proses pembelajaran siswa di NTB, khususnya jenjang SMP dan SMA/SMK sederajat dianggap cukup memprihatinkan.

Hal ini tentunya 2 tahun kebelakang sudah ada proses evaluasi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan khususnya Kabupaten Sumbawa.

“Ini mempengaruh kualitas dalam memilih wakil rakyat yang akan berimbas kepada produk kebijakan kedepannya. Adanya perguruan tinggi di Kabupaten sumbawa diharapkan menjadi laboratorium ide dan gagasan serta melahirkan syarat-syarat kepemimpinan ideal dalam upaya mengawal Pendidikan politik” pungkasnya. (*)