Sumbawa Besar, nuansantb.com- Nasib malang menimpa dua orang remaja asal Dusun Kokar Pit Desa Lekong Kecamatan Alas Barat. Niat rekreasi bersama empat temannya yang lain sambil menikmati sejuknya mandi di Bendungan Marente malah terseret arus hingga tenggelam dan meninggal dunia.
Dua remaja yang masih pelajar tersebut yakni Wahidin (17) dan Dhuta Anandata (16). Sedangkan empat teman korban adalah Sahrul (21), Syamsul (24), Bagas (17) dan Ikbal (15) ke enamnya berasal dari Desa Kokarfit Kecamatan Alas Barat Kabupaten Sumbawa.
Kepala Desa Marente Khairuddin yang dihubungi media ini via WA, Minggu sore (14-02-2021) mengatakan, informasi terkait meninggalnya dua orang pengunjung wisata bendungan Marente pertama kali diketahui oleh Bhabinkamtibmas Desa Marente pada pukul 14.00 wita yang ditelpon oleh salah satu warga binaannya bernama Ando yang kemudian info tersebut diteruskan ke group Polsek.
Lanjut Kades, Kedua korban datang ke Bendungan Marente sekitar pukul 12.00 wita bersama 4 (empat) orang temannya menggunakan 3 (tiga) sepeda motor dengan berboncengan.
Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) keenam remaja tersebut langsung mandi sambil loncat dari atas bendungan.
Namun tepat pada pukul 14.00 Wita, salah satu pengunjung berteriak bahwa korban tenggelam dan tidak kembali setelah meloncat.
Pengunjung yang berada dilokasi kemudian menanyakan salah satu teman korban yaitu Bagas, untuk memastikan bahwa temannya benar-benar tenggelam atau tidak namun dia tidak mengetahui hal tersebut sehingga warga sekitar langsung melakukan pencarian disekitar bendungan sampai ke tempat wisata Tiu Kele Desa Marente
Berselang 45 menit lamanya warga mencari, Korban Wahidin baru diketemukan sekitar pukul 14.45 wita sedangkan korban Dhuta Anandata ditemukan pada pukul 15.05 wita dan warga langsung memberikan pertolongan pertama namun keduanya dinyatakan sudah meninggal.
Jasad kedua korban tersebut kemudian dibawa ke puskesmas Alas Barat menggunakan mobil ambulance dan selanjutnya pada pukul 15.30 wita diserahkan ke pihak keluarga untuk dibawa menuju rumah duka.
Atas kejadian ini, Khairuddin Kades Marente berpesan agar masyarakat yang datang berkunjung untuk rekreasi dan mandi di Bendungan Marente supaya dapat berhati-hati serta selalu waspada akan kemungkinan hal-hal yang tidak diinginkan.
“Semoga musibah ini dapat menjadi pelajaran buat kita semua terutama para pengunjung dan korban yang meninggal diampuni segala dosa serta ditempatkan di syurga-Nya, Aamiin, tutup Khairuddin. (Nuansa)



![IMG-20250405-WA0045_copy_640x480[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250405-WA0045_copy_640x4801-148x111.jpg)
![IMG-20250305-WA0237_copy_640x563[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0237_copy_640x5631-148x111.jpg)
![IMG-20250227-WA0171_copy_640x360[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/02/IMG-20250227-WA0171_copy_640x3601-148x111.jpg)
