Sumbawa Besar- nuansantb.com- Bidan merupakan garda terdepan dalam mengawal kesehatan ibu dan anak, tumbuh kembang anak, membantu persalinan, menekan angka kematian serta menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumbawa.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. dalam HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke-71 yang digelar di Aula Universitas Samawa (UNSA), Kamis (16/07/2022).
Wabup Novi berharap anggota IBI terus mampu mengawal kesehatan keluarga dengan layanan holistic dan berkesinambungan, demi mewujudkan generasi berkualitas yang diharapkan daerah dan bangsa ini.
Menjadi seorang bidan, kata Wabup, memiliki tanggung jawab yang sangat berat. Selain harus menguasi ilmu kebidanan, bidan juga dituntut harus mampu menguasai seluk beluk kehidupan seorang perempuan, tumbuh kembang anak, serta proses dimulainya pembentukan janin manusia hingga memasuki usia lanjut.
Pada momen peringatan hari jadi IBI ini, Wabup mendorong para bidan di Kabupaten Sumbawa untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan lanjutan, yang secara tidak langsung akan mampu meningkatkan kualitas kesehatan ibu agar anak-anak yang dilahirkan kelak merupakan anak-anak yang sehat, cerdas, dan mampu membanggakan daerah ini.
“Doakan ekonomi Sumbawa kembali normal, Covid tidak ada lagi agar Pemda dapat membantu Bidan-bidan yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengupaya beasiswa maupun bantuan lainnya. Tetaplah bekerja dengan ikhlas dan usahakan stanting di kabupaten Sumbawa harus zero. Bidan-bidan Sumbawa harus gemilang dan berkeadaban,” pungkas Wabup.
Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Sumbawa Hj. Nur Atika, S.ST,. M.M Inov,. dalam laporannya mengatakan, peringatan HUT IBI ke-71 tidak lebih dari sekedar pencapaian organisasi IBI tentang mengeksplorasi kemajuan kolektif dan individu, mengakui seberapa jauh organisasi ini telah melangkah, agar semakin banyak perempuan yang dapat mengakses pelayanan berkelanjutan dari bidan.
Bukti global secara tegas menunjukan peningkatan investasi pada bidan dan kebidanan telah menghasilkan keluarga yang lebih sehat. Bidan membela hak martabat dan kesehatan perempuan dari bayi baru lahir dimanapun.
Bidan juga menciptakan ruang untuk mengeksplorasi dan belajar bersama dalam upaya menjaga kepercayaan yang dimiliki perempuan dan keluarga.
Agar mampu bersaing dalam memperbaiki pelanan yang berkualitas kata Atika, sangat perlu peningkatan SDM melalui pendidikan formal. Mengingat SDM IBI Sumbawa 90,1 persen masih D3 Kebidanan atau sebanyak 901 dari jumlah anggota 1001 orang dan hanya 10 persen yang sudah S1.
“Kami berharap Bupati/Wakil Bupati Sumbawa dapat diberikan ijin belajar bagi anggota IBI untuk meningkatkan kompetensinya tanpa harus meninggalkan tugas dan kami siap biaya mandiri,” ujarnya.
Sesuai amanat Undang-undang kebidanan nomor 04 tahun 2019 untuk bidan yang ingin menjalankan praktek sampai tahun 2026 harus sudah S1 dan profesi.
“Besar harapan kami untuk dapat selalu memberikan yang terbaik untuk Bangsa dan Negara khususnya Tana Samawa yang tercinta,” ujarnya.
Turut hadir pada HUT IBI tersebut, Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, S.Pd,. M.Pd,. Ketua TP-PKK Kabupaten Sumbawa, Sofia Noviantry Rayes, SE., Ketua Darma Wanita Kabupaten Sumbawa, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana dan ratusan anggota IBI Sumbawa. (Nuansa/**)


![IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_1[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_11-148x111.jpg)
![IMG-20250421-WA0238_copy_640x361[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0238_copy_640x3611-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0185_copy_640x376[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0185_copy_640x3761-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0187_copy_640x443[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0187_copy_640x4431-148x111.jpg)
![IMG_20250417_140538_copy_480x551[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250417_140538_copy_480x5511-148x111.png)