Sumbawa, nuansantb.com- Banyak cara untuk berbagi dan memuliakan anak yatim, piatu dan kaum dhuafah. Salah satunya, dengan mendukung pembangunan dan penyiapan fasilitas yang layak bagi mereka di setiap Panti Asuhan tempat mereka mengisi hari-hari.
Segala bentuk kegiatan sosial, kondisi bencana yang selalu membutuhkan suport moril maupun materil, Politisi Gerindra sekaligus Wakil Ketua I DPRD Sumbawa Drs. Mohamad Ansori selalu terlihat aktif bergerak melayani masyarakat Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang dilakukannya hari ini, Sabtu sore (27/02).
Politisi Partai Gerindra ini menyambangi panti asuhan Rumah Yatim dan Dhuafa Putri An-Nisa di Kelurahan Brang Biji, Kecamatan Sumbawa. Secara simbolis langsung menyerahkan bantuan kepada pengurus Panti.
Pengusaha rokok PS ini, menunaikan kewajiban sosialnya dengan memberikan bantuan kepada Rumah Yatim dan Dhuafa Putri An-Nisa untuk kelanjutan pembangunan gedung dan asrama.
“Alhamdulillah, langkah kami diringankan untuk mensupport kelanjutan pembangunan fasilitas bagi anak-anak kita yang mungkin kurang beruntung. Semoga sedikit memberikan manfaat kelak. Ibu dan bapak pegurus juga semakin bersemangat. Insya Allah ini bukan yang terakhir kami berkunjung,” ujarnya kepada pengurus panti.
Menurut Ansori, keberadaan panti asuhan atau lembaga sejenisnya sudah sepatutnya mendapatkan support. Karena keberadaannya memegang peranan penting dalam pengentasan masalah sosial.
Dengan support yang meski terlihat kecil namun Insya Allah akan bermanfaat dan dapat menghadirkan fasilitas yang memadai bagi anak yatim, piatu dan dhuafah bahkan juga bisa memberikan pendidikan yang layak, pemberdayaan serta keterampilan. Sehingga kelak ketika mereka menjadi anggota masyarakat, dapat menjalani hidup yang layak pula.
“Dengan support kita, semoga dapat mendorong semangat para pengasuh untuk mendidik dan membesarkan anak-anak kita dengan baik,” harap Ansori.
Khusus kepada anak-anak yatim, Ansori berpesan jangan merasa berkecil hati. Karena pada dasarnya semua orang akan mengalami masa yatim piatu. Rasulullah SAW pun tumbuh dalam masa kanak-kanak sebagai yatim piatu. Namun akhirnya, menjadi pemimpin besar bagi seluruh umat. (Nuansa/red)


![facebook_1744805024137_7318242691961203026_copy_640x516[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/facebook_1744805024137_7318242691961203026_copy_640x5161-148x111.jpg)
![IMG_20250414_210217_copy_640x424[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250414_210217_copy_640x4241-148x111.jpg)
![IMG_20250414_210238_copy_640x374[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250414_210238_copy_640x3741-148x111.jpg)
![IMG_20250414_220346_copy_640x509[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250414_220346_copy_640x5091-148x111.jpg)
![IMG_20250413_142545_copy_640x574[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250413_142545_copy_640x5741-148x111.jpg)