Sumbawa Besar, nuansantb.com- Pemerintah Provinsi NTB telah menargerkan vaksinasi Lansia tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri di seluruh Kabupaten Kota yang ada di NTB dan khusus untuk Kabupaten Sumbawa sendiri diberikan target sebanyak 4.910 orang atau 10 % dari jumlah lansia yang ada di Sumbawa harus tervaksinasi.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa Sumadi Artha yang dikonfirmasi usai melaksanakan rapat kordinasi di Kantor Bupati Sumbawa didampingi oleh Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL), Agung Riyadi, SKM., Rabu (05/05/2021) mengatakan, sampai saat ini petugas masih melaksanakan vaksinasi Lansia di seluruh Puskesmas yang ada di Sumbawa dan progres per tanggal 4 Mei 2021 sudah mencapai 69,02% atau sebanyak 3.389 orang dari 4.910 orang yang ditargetkan.
“Untuk mempercepat progres vaksinasi Lansia ini, petugas di seluruh kecamatan menjemput bola dimana kordinator di masing-masing kecamatan seperti kepala UPT, Babinsa dan Babinkamtibmas saling berkordinasi,” jelasnya.
Saat ini dalam rangka menindaklanjuti arahan dari Sekda, Wakil Gubernur, bersinerji bersama Korem setelah itu dilanjutkan arahan kepala upt untuk melakukan sinergi tindak lanjut di desa untuk mempercepat progres. Sesuai dengan data masing-masing Kecamatan, jumlah lansia sesuai sasaran yang ada.
“Berdasarkan data yang ada, kecamatan yang paling tinggi realisasinya adalah Kecamatan Utan, kemudian kita harapkan laporan dari camat sudah selesai sesuai target, sebagian besar dari laporan sudah terlaksana dan berdasarkan laporan dari kepala UPT Puskesmas tidak ada kendala di lapangan karena target yang di berikan hanya 10% saja,” katanya.
Semua permasalahan sudah terjawab dan petugas dilapangan siap bekerja menuntaskan target yang diberikan. Sesuai dengan kewenangannya, Bupati telah memerintahkan camat, kemudian Dandim memerintahkan Danramil, kemudian Kapolres memerintahkan Kapolsek dan Kepala Dinas pun sudah perintahkan Kepala UPT untuk sama-sama bekerja.
Sedangkan untuk kesediaan vaksin Lansia, seluruhnya sudah habis di distribusikan ke Kecamatan. Jika ketersediaan vaksin habis maka target telah tercapai.
“Sejauh ini tidak ada Lansia yang menolak untuk divaksin hanya untuk mobilisasi Lansia yang berada jauh dari puskesmas saja namun semuanya telah terjawab dengan menyiapkan fasilitas yang ada untuk menjemput para Lansia dengan sinergi petugas Puskesmas bersama Babinsa dan Babinkamtibmas,” terangnya.
Pemerintah Provinsi hanya menargetkan sebanyak 4.910 orang atau 10 % dari jumlah Lansia yang ada di Kabupaten Sumbawa dan jumlah ini optimis akan tuntas sebelum Hari Raya Idul Fitri. Namun bukan berarti setelah Lebaran Vaksinasi Lansia tidak lagi dilakukan.
“Itu 10% hanya target yang diberikan Pemprov. Setelah Lebaran, vaksinasi Lansia tetap berlanjut sesuai dengan ketersedian vaksin. Bila vaksin ada maka Vaksinasi Lansia tetap berjalan begitu juga dengan vaksinasi Guru maupun yang lainnya,” tutup Sumadi. (Nuansa/**)

![IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_1[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_11-148x111.jpg)
![IMG-20250421-WA0238_copy_640x361[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0238_copy_640x3611-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0185_copy_640x376[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0185_copy_640x3761-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0187_copy_640x443[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0187_copy_640x4431-148x111.jpg)
![IMG_20250417_140538_copy_480x551[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250417_140538_copy_480x5511-148x111.png)