Sumbawa Besar, nuansantb.com- Pemerintah Kabupaten Sumbawa melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sumbawa telah menonaktifkan lebih dari 2 ribu keanggota BPJS Kesehatan, sejak Februari hingga Maret 2023.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa, Abu Bakar, S.Sos,. yang konfirmasi media ini di ruang kerjanya, Kamis (06/04/2023) membenarkan penonaktifan 2 ribuan keanggotaan BPJS Kesehatan.
Menurutnya, penonaktifan tersebut dilakukan dengan berbagai alasan, seperti pindah alamat dan bekerja ke luar negeri sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).
“Disos telah mengeluarkan 2 ribu lebih peserta BPJS Kesehatan dengan karena ada yang meninggal, menjadi PMI, pindah alamat. Kepesertaan ini yang dibayar oleh pemda, namun orangnya sudah tidak ada,” ujarnya.
Lanjut Kadisos, langkah yang dilakukan selain orang sudah tidak ada juga untuk efesiensi anggaran dan evektifitas program Universal Health Coverage (UHC).
“Untuk efesiensi, juga efektifnya anggaran sehingga kami menonaktifkan, namun ketika yang bersangkutan telah kembali lagi ke sumbawa, bisa diaktifkan lagi. Seperti teman-teman PMI. Universal hight corporate, ini dibayar oleh pemda,” jelasnya.
Dikatakan, dalam program UHC, BPJS sebagai palang pintu terakhir. Seluruh proses, mulai pendaftaran dan verifikasi dilakaukan oleh dinas sosial.
“Warga masyarakat kabupaten sumbawa daftar ke Disos, kita verifikasi, setelah klop baru kita antar ke BPJS. Tapi tetap kita verifikasi. Karena kita tidak ingin APBD jebol, karena menanggung masyarakat yang tidak layak menjadi anggota. Salah satu syarat verifikasinya, surat keterangan tidak mampu dari desa atau kelurahan,” terangnya.
Meskipun saat ini tidak ada lagi penerbitan kartu keanggotaan BPJS ungkap Abu Bakar, masyarakat tetap harus terdaftar untuk dapat dilayani sebagai anggota BPJS Kesehatan.
“Saat ini, di tengah masyarakat, ada pemahaman yang keliru, seolah-olah pemegang KTP sumbawa bisa dilayani di Faskes sebagai anggota BPJS. Meskipun sekarang sudah tidak ada lagi penerbitan kartu BPJS, tapi harus terdaftar dulu di Disos,” pungkasnya. (Nuansa/**)

![IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_1[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0099_copy_640x427_11-148x111.jpg)
![IMG-20250421-WA0238_copy_640x361[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0238_copy_640x3611-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0185_copy_640x376[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0185_copy_640x3761-148x111.jpg)
![IMG-20250418-WA0187_copy_640x443[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250418-WA0187_copy_640x4431-148x111.jpg)
![IMG_20250417_140538_copy_480x551[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG_20250417_140538_copy_480x5511-148x111.png)
![IMG_20250315_125443_copy_640x446[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250315_125443_copy_640x4461-148x111.jpg)
![IMG_20250315_125355_copy_640x389[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG_20250315_125355_copy_640x3891-148x111.jpg)