Tanggapi Keadaan SDN Sumer Payung, Doktor Ikhsan : 2023 kita Bangun

oleh -281 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Kondisi SDN Sumer Payung, Desa Karang Dima, Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa menjadi sorotan dan viral di sejumlah stasiun televisi nasional mendapat tanggapan serius dari Pemerintah Daerah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa, Dr M Ikhsan Safitri, dalam keterangan tertulisnya melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfotiksandi) mengakui bahwa jumlah ruang kelas SDN Sumer Payung yang berada di belakang Terminal Sumer Payung memang belum memadai jika dibandingkan dengan jumlah siswa yang ada.

“Jumlah siswa di SDN Sumer Payung yakni, untuk kelas I ada 12 siswa, kelas II, 19 siswa, kelas III, 12 siswa, kelas IV, 7 siswa, kelas V, 18 siswa dan kelas VI, 15 siswa sehingga total seluruh siswa 83 orang,” ujar Doktor Ikhsan.

Saat ini kata Doktor Ikhsan, kabupaten sumbawa memiliki 600 PAUD, 374 SD dan 108 SMP. Artinya ada 1000 lebih lembaga yang menjadi tanggungjawab Dikbud.

Untuk menjadi perioritas pemenuhan capaian mutu dan standar pelayanan minimal urusan pemerintahan konkuren wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar sebagaimana tertuang dalam APBD 2023 pada program pengelolaan pendidikan yakni kegiatan pengelolaan pendidikan sekolah dasar di sub kegiatan penambahan ruang kelas baru, baik itu pada sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan pendidikan anak usia dini menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

Tahun 2023 ini lanjut Doktor Ikhsan, pihaknya telah menganggarkan sedikitnya ada 8 SD termasuk pembangunan satu ruang kelas baru untuk SDN Sumer Payung, Desa Karang Dima.

Sejumlah SDN yang akan dibangun tersebut yakni SDN 3 Batu Rotok Kecamatan Batulanteh, SDN 2 Sampa Kecamatan unter iwes, SDN Nijang Kecamatan Unter Iwes, SDN Tatede Dalam Kecamatan Lopok, SDN Teladan Kecamatan Lenangguar, SDN Lantung Padesa Kecamatan Lantung, SDN 1 Gontar Kecamatan Alas Barat dan SDN Sumer Payung Kecamatan Labuhan Badas.

“In Shaa Allah, tahun 2023 ini, satu ruang kelas untuk SDN Sumer Payung kita bangun. Jika sudah terbangun maka akan terpenuhi harapan dari orang tua murid untuk pendidikan anak-anaknya. Kami juga berharap dukungan dari semua pihak agar kondisi sekolah kita bisa lebih memadai dan lebih layak untuk digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.

Lanjutnya, untuk pembangunan ruang kelas baru sekolah beserta perabotannya (DTU_DAU) telah dialokasikan anggaran sebesar Rp 5.418.242.000 (Lima Miliar Empat Ratus Delapan Belas Juta Dua Ratus Empat Puluh Dua Ribu Rupiah) termasuk di dalamnya untuk SDN Sumer Payung senilai Rp 194.796.000 (Seratus Sembilan Puluh Empat Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Enam Ribu Rupiah).

“Apa yang kita lakukan ini telah tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sumbawa dan sebagai bagian dari ikhtiar dalam mewujudkan misi Sumbawa Sehat dan Cerdas untuk Sumbawa gemilang yang Berkeadaban,” pungkasnya. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.