Sumbawa Besar, nuansantb.com- Dalam rangka memberikan wawasan tentang pentingnya kesehatan jiwa, program studi Psikologi Fakultas Psikologi dan Humaniora (FPH) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) melakukan pengabdian kepada masyarakat Desa Ranan kecamatan Ropang, Kabupaten Sumbawa.
Kegiatan pengabdian pada hari Rabu tanggal 24 Mei 2023 tersebut, mengusung tema “Program Sadar Jiwa” dalam bentuk psikoedukasi dan seminar, yang diikuti oleh dosen dan staf program studi Psikologi.
Adapun peserta kegiatan berasal dari Aparatur Desa, Kepala Dusun (Kadus), perwakilan ketua RT, dan ibu-ibu PKK, perwakilan masyarakat, khususnya ibu-ibu.
Kepala Desa Ranan, yang diwakili Sekretaris Desa (Sekdes) Hasmianto, dalam pidatonya mengungkapkan bahwa, kegiatan ini merupakan hal yang penting dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat khususnya tentang jiwa yang sehat dan pola pengasuhan dalam lingkungan keluarga
“insyaallah, apa yang disampaikan nanti oleh dosen-dosen UTS khusus tentang menjaga pikiran dan cara mendidik anak-anak akan kami bagi ke masyarakat agar tetap memperhatikan prinsip-prinsip pengasuhan”, ujarnya.
Sementara untuk narasumber kegiatan berasal dari internal dosen yang berstatus sebagai psikolog di bidang klinis dan psikolog pendidikan, yakni Ayuning Atmasari, M.Psi, Psikolog (psikolog klinis) sekaligus ketua program studi Psikologi dan Evan Yudha Winata, M.Psi, Psikolog (psikolog pendidikan) yang juga menjabat sebagai sekretaris program studi psikologi.
Kegiatan dipandu oleh Lukmanul Hakim, M.Pd., yang berlangsung dengan hangat dan interaktif, berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat dan berkembang menjadi tersampaikan.
Ruang konseling di luar forum pun dimanfaatkan juga oleh beberapa peserta, khusus para ibu-ibu PKK. “Ya, kita melihat masyarakat tadi cukup aktif dan beberapa diantaranya ngobrol intens dengan narasumber di luar forum” ungkapnya.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan wawasan pemahaman kepada masyarakat penting menjaga kesehatan mental dan sadar jiwa, serta faktor-faktor yang mempengaruhinya dan cara mengatasinya, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan pola pengasuhan anak.
“Mudahan di lain kesempatan, program ini dapat berlangsung secara kontinu dengan dijalinnya kerja sama oleh fakultas”, ungkap Ayu, panggilan akrab dari ketua jurusan Psikologi UTS ini. (*)







