Mudahkan Kaum Disabilitas, Kabid Sultan Apresiasi Launching Aplikasi Situs Cagar Budaya

oleh -475 Dilihat
Diskominfotiksan

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Kepala Bidang Kebudayaan, Kabupaten Sumbawa, Sutan Syahrir, S.Sos,. hadiri Launching Aplikasi yang ditujukan untuk memudahkan kaum disabilitas netra dalam menikmati dan mengenal situs cagar budaya yang ada di sumbawa.

Kegiatan Launching dan Pameran Aplikasi Kebudayaan Sumbawa yang digelar di Istana Dalam Loka, Kamis (08/06/2023) ini dihadiri Bupati Sumbawa yang diwakili oleh Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Sumbawa, Drs Hasanuddin.

Turut hadir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Kepala Bidang Kebudayaan, Sutan Syahrir.S.Sos, Bappeda diwakili oleh Kepala Bidang Litbang, Arya Ningsih, Ph.D.

Hadir pula Rektor Universitas Teknologi Sumbawa, Chairul Hudaya PhD, Wakil Rektor Riset dan Inovasi UTS, civitas akademika UTS, Kepala Sekolah SLBN Sumbawa, Ketua MUI Sumbawa Ust. Syukri Rahmat, S.Ag, Drs. Aries Zulkarnaen, M.M.Inov, Yuliandari Mardikaningtyas selaku Ketua Yayasan Bala Datu Ranga, dan forum disabilitas.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sumbawa Sutan Syahrir memberikan apresiasi atas diluncurkannya aplikasi pemandu di situs cagar budaya.

“Kami sangat berterima kasih atas di luncurkannya aplikasi ini, karena ini adalah salah satu solusi dari ketiadaan edukator/pemandu di semua situs cagar budaya,” ungkap Sutan Syahrir.

Untuk diketahui jelas Sutan Syahrir, aplikasi ini telah terpasang di 5 situs cagar budaya yaitu di Istana Dalam loka, Bala Datu Ranga, Istana Sultan Kaharuddin III, Bala kuning , dan Museum Daerah.

Aplikasi ini dikembangkan oleh tim yang diketuai Shinta Esabella, S.T., M.Si melalui Program Dana Indonesiana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2022 lalu.

Adapun cara untuk melakukan install pada aplikasi sudah tersedia di masing-masing situs yang akan di kunjungi.

“Aplikasi ini untuk memudahkan adik-adik maupun saudara kita kaum disabilitas netra dalam mengenal dan menikmati situs cagar budaya yang ada di sumbawa,” ujarnya.

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulis yang diwakili oleh Kepala Dinas Kominfotiksandi Drs. Hasanuddin mengatakan bahwa, dalam rangka mendukung Smart City diharapkan semakin banyak karya inovasi yang lahir di kabupaten sumbawa.

“Aplikasi-aplikasi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk kaum disabilitas yang ingin berkunjung dalam menikmati warisan budaya yang ada di Sumbawa,” terang Bupati.

Lanjutnya, aplikasi ini dapat diinstal pada perangkat berbasis android oleh pengguna. Ketika para penyandang disabilitas netra berkunjung, mereka dapat melakukan scan kode QR yang terdapat pada masing-masing benda di museum. Setelah itu akan ada narasi berupa suara mengenai sejarah benda atau obyek museum tersebut.

“Aplikasi ini tentunya sangat berguna dan menjadikan museum sebagai tempat yang terbuka untuk semua kalangan termasuk kaum disabilitas,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, ke depannya, tim kebudayaan dapat terus mengembangkan lebih banyak aplikasi yang terkait dengan kebudayaan Sumbawa, sehingga mampu memajukan kebudayaan melalui teknologi digital. (Nuansa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.