Sosialisasi Pendidikan Pemilih, KPU Gelar Kirab Bendera Parpol

oleh -1216 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Bupati Sumbawa menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan Kirab Bendera Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 sekaligus Sosialisasi Pendidikan Pemilih yang digelar KPU Sumbawa, Kamis (08/06/23).

Bupati yang diwakili Asisten I Sekda, Varian Bintoro S.Sos., M.Si, menilai bahwa kegiatan itu sebagai bukti nyata kehidupan demokrasi yang semakin kuat dan matang di daerah ini.

Menurutnya, penyelenggaraan Kirab Bendera Partai Politik Peserta Pemilu tahun 2024 ini tentunya dihajatkan dalam rangka meningkatkan kesadaran politik di kalangan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Bupati berharap dapat membangkitkan minat dan partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi. Selain itu, sosialisasi dan pendidikan pemilih memiliki peran sangat penting dalam proses demokrasi.

Melalui sosialisasi dan pendidikan pemilih, pihaknya memberikan pemahaman yang lebih baik tentang hak dan tanggung jawab sebagai warga negara dalam memilih pemimpin dan mewujudkan perubahan yang diharapkan.

“Saya merasa terhormat dapat berada di tengah-tengah saudara-saudara sekalian pada momen berharga ini. Kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada kita untuk saling berdialog, bertukar pikiran, dan memperkuat pemahaman kita tentang pentingnya peran politik dalam mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih jauh dijelaskannya, Kirab Bendera Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2024 menjadi wujud dari semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan proses demokrasi.

Dengan kirab itu dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang pluralistik, dan beragam, namun tetap dapat hidup harmonis dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Saya mengajak seluruh peserta kirab dan masyarakat untuk benar-benar menghayati arti dari demokrasi. Demokrasi bukan hanya sekedar hak untuk memilih, tetapi juga tanggung jawab untuk ikut serta dalam membangun negara dan masyarakat yang lebih baik,” ujar Bupati.

“Marilah kita berkomitmen untuk menjaga proses demokrasi yang bermartabat, damai, jujur dan adil. Marilah kita menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan kesatuan dalam melaksanakan hak pilih kita,” ajaknya.

Bupati juga mengingatkan semua pihak untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan. “Kita adalah masyarakat yang memiliki latar belakang budaya, suku, agama, dan pandangan politik yang beragam. Namun, kita harus tetap memprioritaskan kepentingan bangsa dan membangun kerjasama untuk mencapai tujuan bersama,” katanya.

Ia mengajak untuk turut berpartisipasi menyukseskan pemilu 2024 dengan tidak melakukan golput dan menggunakan hak pilih sebaik mungkin. Karena hal itulah yang menentukan arah pembangunan bangsa untuk 5 tahun ke depan.

“Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan kita dalam rangka menjaga kondusifitas wilayah dan meminimalisir terjadinya berbagai macam gejolak yang dapat merusak persatuan dan kesatuan masyarakat di Tana’ Samawa yang kita cintai ini,” pungkasnya.

Sementara, Ketua KPU Sumbawa M. Wildan, M.Pd,. menyampaikan Kirab Pemilu ini bersifat estafet yang sebelumnya dipegang Kabupaten Bima dan sekarang diberikan ke Kabupaten Sumbawa.

“Kirap ini akan ada di Kabupaten Sumbawa mulai dari tgl 8 Juni sampai tgl 13 Juni 2023,” ujarnya.

Kegiatan ini tujuan adalah Sosialisasi memperkenalkan pada masyarakat bahwa ada 18 Partai Politik peserta Pemilu 2024 yang akan keliling Kabupaten Sumbawa.

Selain itu, Sosialisasi ini juga untuk memberitahukan cara mengecek DPT apakah namanya telah terdaftar atau tidak. Di hari ini juga diadakan juga Sosialisasi serentak tingkat Kecamatan dengan target pemilih baru di sekolah.

Ketua KPU Provinsi NTB Suhardi Soud, SE,. juga menyampaikan, kegiatan Kirap sebagai implementasi tag line bahwa Pemilu sebagai Sarana Integrasi Bangsa yang menyatu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemilu yang akan berlangsung pada 14 Febuari 2024 yang telah dimandatkan konstitusional Negara Indonesia dan di akhir tahun akan dilaksanakan Pilkada serentak pada 27 November 2024.

“Pada Pemilu 2024 jika melihat dafter pemilih Sementar, generasi muda mencapai 56.36% atau 116jt di Nasional sedangkan di NTB ada 2.1jt merupakan generasi millennial dan Gen Z ini menujukkan Sosialisasi harus bisa Menyesuaikan agar dapat mengakomodir pemilih-pemilih muda,” tutup Suhardi Sound. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.