Sumbawa Besar, nuansantb.com- Musibah kebakaran menimpa Hasim (37) salah satu warga di Rt 005, Rw 002, Dusun Serading, Desa Serading Kecamatan Moyo Hilir, Rabu (14/06/2023) sekira pukul 01.00 wita
Rumah milik warga yang bekerja sehari hari sebagai petani ini hangus dilalap api yang diduga korsleting listrik dan tidak ada barang yang dapat diselamatkan karena korban tidak berada di rumahnya.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan, H. Sahabuddin, M.si,. dalam keterangannya kepada media ini mengatakan bahwa, informasi terjadinya kebakaran di Dusun Serading, Desa Serading dari masyarakat sekitar pukul 01.10 WITA.
Dari informasi tersebut, tim dari Pemadam kebakaran langsung terjun ke lokasi yang melibatkan Personil yakni Danton satgas 3 mako, Danru satgas 3 mako dengan mengerahkan Mobil fire Truck sebanyak 2 unit.
“Kami dapat informasi masyarakat sekitar pukul 01.10 dan tim langsung bergerak menuju TKP dengan mengerahkan Mobil fire Truck sebanyak 2 unit.” ujar Kadis.
Lanjut Kadis, proses pemadaman berlangsung selama 1 jam dan langsung dilakukan proses pendinginan agar tidak ada titik panas dan tidak terjadi kebakaran susulan.
“Sekira pukul 02.13 wita, api berhasil kita padamkan,” jelasnya.
Ditambahkan, semua barang barang berharga milik korban tidak ada yang bisa diselamatkan. Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di rumah tetangganya dan rumah dalam keadaan kosong.
“Barang di rumah habis total, Kerugian materil diperkirakan lebih dari Rp30 juta. Dugaan sementara akibat korsleting listrik, terputusnya arus listrik karena kawat yang bermuatan arus positif dan negatif bersentuhan sehingga terjadi hubungan pendek,” terang kadis.
Kadis Sahabuddin kembali mengingatkan masyarakat kabupaten sumbawa, jika hendak meninggalkan rumah diminta agar memperhatikan aliran listrik, usahakan matikan semua yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Selain itu, diupayakan dilakukan peremajaan instalasi listriknya, sebisa mungkin usahakan bersihkan colokan listrik di rumahnya yang berpotensi menjadi sarang laba-laba atau hewan lainnya.
“Kita memang tidak mengetahui musibah itu datangnya kapan namun sebisa mungkin upayakan peremajaan instalasi yang sudah puluhan tahun lamanya begitu juga dengan colokan listriknya,” saran Kadis Sahabuddin. (Nuansa)



![IMG-20250405-WA0045_copy_640x480[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250405-WA0045_copy_640x4801-148x111.jpg)
![IMG-20250305-WA0237_copy_640x563[1]](https://nuansantb.com/wp-content/uploads/2025/03/IMG-20250305-WA0237_copy_640x5631-148x111.jpg)


