Bupati Sumbawa Buka Kegiatan Sosialisasi Sensus Pertanian 2023

oleh -852 Dilihat

Sumbawa Besar, nuansantb.com- Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, menghadiri acara Pembukaan Sosialisasi Sensus Pertanian tahun 2023 (ST2023) di Aula Samawa Grand Hotel Sumbawa, Senin (12/06/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa, Sekretaris Dinas Kominfotiksandi sumbawa, para Camat se-Kab.Sumbawa dan OPD terkait.

Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPS Kab. Sumbawa atas terselenggaranya kegiatan ini. Bupati berpesan agar para peserta dapat berperan aktif dalam kegiatan rakorda ini, sehingga ide dan pandangan yang dimiliki dapat membantu memajukan sektor pertanian di Kab. Sumbawa.

Menurut Bupati, kegiatan rakorda ini pada dasarnya lebih ditujukan untuk meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab bersama untuk menyediakan data struktur pertanian terutama untuk unit-unit administrasi terkecil.

Menyediakan data yang dapat digunakan sebagai tolak ukur statistik pertanian saat ini dan menyediakan kerangka sampel untuk survei pertanian, disamping sebagai jalinan kerjasama, koordinasi dan komunikasi antara BPS Sumbawa dengan seluruh pengguna data dan stakeholder yang ada.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan bahwa Pertanian di Sumbawa difokuskan pada tanaman Padi, Jagung dan Kedelai namun kenyataannya hanya Padi dan Jagung sajalah yang dapat ditemukan.

“Tanaman Jagung ini merupakan Hasil Pertanian terbesar di Sumbawa akan tetapi akibat alih fungsi lahan yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan alam. Maka dari Hasil sensus ini dapat lihat gambaran kerusakan alam serta bagaimana cara kita mengalihfungsikan lahan yang tidak merusak atau mengalihkan ke tanaman seperti Kedelai agar Penanganan Jagung tidak dilakukan secara berlebihan,” ungkap Bupati.

Bupati berharap, pelaksanaan sensus pertanian 2023 di kabupaten sumbawa berjalan dengan lancar dan sukses serta menghasilkan data yang akurat.

Sementara Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Sumbawa, Ahmad Zammiluny, MM,. menyampaikan bahwa, sensus ini dilaksanakan setiap 10 tahun sekali oleh Badan Pusat Statistik sesuai yang tertuang pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik dan ini merupakan yang ketujuh Sejak dilaksanakannya pada tahun 1963.

Sensus Tahun 2023 merupakan upaya Pemenuhan indikator pertanian di Indonesia yang dapat memenuhi kebutuhan data di Tingkat Nasional dan global.

Data struktur dalam sensus ini meliputi skala usaha Pertanian, Kepemilikan Lahan, Penggunaan Lahan, luas tanaman, Irigasi, Jumlah Ternak, Jumlah Tenaga Kerja, input Pertanian lainnya, Serta geospasial lahan Pertanian.

Sesuai dengan rekomendasi FAO dalam publikasi World Programme for Census of Agriculture 2020 Maka tujuan Dari sensus ini yakni menyediakan data struktur Pertanian sampai unit-unit administrasi terkecil, menyediakan data pokok sebagai tolak ukur Statistik Pertanian, menyediakan data sampel untuk survey Pertanian lanjutan, pungkasnya. (Nuansa/**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.