Sumbawa Besar, nuansantb.com- Seorang pemuda residivis penganiayaan dan pencurian berinisial MR (23) warga Kecamatan Tarano berhasil diringkus Tim Puma Polres Sumbawa, Sabtu malam (20/01/2024).
Terduga pelaku ditangkap setelah diduga melakukan pembacokan hingga menyebabkan korban Nurul Wahyudi (37) warga Dusun Kauman, Desa Labuhan Sumbawa, Kecamatan Labuhan Badas, meninggal dunia.
Kapolres Sumbawa AKBP Heru Muslimin SIK MIP yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Sumbawa, Iptu. Regi Halili, S.Tr.K., S.IK,. Ahad pagi (21/01) membenarkan adanya kejadian pembunuhan tersebut.
Menurut Kasat Regi, dugaan pembunuhan itu terjadi di depan sebuah TK di Dusun Kauman, pada Sabtu malam 20 Januari 2024, sekitar pukul 22.30 Wita.
“Sebelum kejadian, terduga pelaku berboncengan dengan temannya dan diturunkan di TKP dengan alasan mengambil rokok di rumah mertuanya. Pada saat itu korban pun melintas sehingga terjadilah cekcok,” ujar Kasat.
Lanjut Kasat Regi, sebelum cekcok baik korban maupun terduga pelaku sempat membicarakan dugaan perselingkuhan.
Korban menduga bahwa MR berselingkuh dengan istrinya. Namun MR tidak terima dengan tuduhan tersebut dan pergi meninggalkan korban, tidak lama kembali lagi dengan membawa senjata tajam.
“Dia (terduga pelaku-red) tidak terima dituduh selingkuh dengan istri korban lalu pergi mengambil Sajam dan kembali ke TKP langsung menusuk korban di bagian kepala, perut dan tangan, hingga korban meninggal dunia,” jelas Iptu Regi.
Mendapat laporan kejadian tersebut kata Kasat Regi, Tim Puma Polres Sumbawa bergerak cepat mencari keberadaan terduga pelaku.
Tidak berselang lama, keberadaan terduga pelaku berhasil diketahui. Malam itu juga, MR diringkus di rumah salah seorang warga di Desa Jorok, Kecamatan Unter Iwes.
Adapun berdasarkan interogasi, MR mengaku telah melakukan pembunuhan terhadap korban, selanjutnya Tim Puma membawa MR ke Polres Sumbawa untuk proses selanjutnya.
“Untuk motif sementara, terduga pelaku kesal karena dituduh berselingkuh dengan istri korban,” pungkasnya.
Sementara dari pantaua media ini dilapangan, korban sempat dibantu warga dan dilarikan ke Puskesmas Labuhan Badas namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia. (Nuansa)





